OneEast.co.id – Dunia sudah berkembang semakin maju dan canggih setiap harinya. Terlebih kini kita hidup di era digital, kecanggihan teknologi, dan pesatnya dunia media. Namun di satu sisi, perkembangan kemajuan dunia tidak semerta-merta mampu menghilangkan segala mitos yang telah ada dan beredar lama di kalangan masyarakat, salah satunya mitos-mitos seputar makanan.

Penasaran kan, kira-kira apa saja sih mitos seputar makanan yang banyak orang anggap benar hingga saat ini? Seperti yang dikutip dari laman Okezone.com, Kamis (18/1/2018) berikut beberapa diantaranya:

Memasukkan sayuran ke microwave mengurangi kandungan nutrisi

Tidak bisa disangkal, seringkali diyakini bahwa mengukus sayuran di microwave bisa mengurangi nilai gizi yang terdapat di sayuran tersebut. Namun, asal mengetahui triknya sebetulnya vitamin dan mineral dalam sayur tetap bisa dijaga. Caranya yakni dengan menggunakan sedikit air dan menutupi sayuran, hal ini disebutkan sebagai cara terbaik yang akan bisa membantu menjaga semua vitamin dan mineral tetap utuh dan mengukus sayuran.

Makanan organik lebih sehat

Sekarang siapa sih yang tidak sangat familiar dengan segala sesuatu terutama makanan organik? Well, ketahuilah bahwa menyantap segala makanan yang berjenis organik pun tidak baik adanya. Buang pemikiran bahwa camilan bisa disantap semaunya hingga berlebihan, selama itu camilan organik, di mana hal ini malah akan mendatangkan dampak buruk ketimbang manfaat. Sirup cokelat organik, pada akhirnya akan tetap menjadi sirup cokelat bukan?

Salad selalu jadi pilihan sehat

Hidangan salad memang sehat, namun perlu diperhatikan bahwa topping dan dressing yang ditambahkan ke dalamnya seperti mayones contohnya, hadir dengan lemak dan kalori yang tinggi. Produk-produk dengan kalori tinggi inilah yang akan mendatangkan dampak lebih buruk, ketimbang mengonsumsi kentang goreng yang dihindari mati-matian untuk dimakan. Agar lebih sehat, cobalah untuk menghindari tambahan topping mayones creamy manis ke dalam salad. Sebab topping tersebut mengandung banyak kalori dan kolesterol.

Kuning telur tidak baik untuk kesehatan

Telur secara keseluruhan memang diketahui tinggi akan kolesterol, namun telur rendah akan lemak. Memasukkan telur sebagai menu makanan atau menu diet, disebutkan tidak akan mempengaruhi kadar kolesterol atau membuat berisiko terkena serangan jantung atau penyakit lainnya.

Jadi vegetarian akan membantu menurunkan berat badan

Disebutkan, bahwa orang yang sudah menjadi vegetarian pun tetap akan bisa bertambah berat badannya jika mengonsumsi makanan yang bisa menyebabkan kenaikan berat badan. Vegetarian mungkin memakan makanan yang rendah kalorinya dibandingkan dengan daging, tapi bukan berarti mereka tidak makan makanan berlemak.