Articles - Ekonomi

20 February 2017 | 10.00 WIB

Dua Putaran Pilkada DKI Berikan Pengaruh pada Kurs Rupiah Terhadap Dolar AS

 

OneEast.co.id - Usai Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di sejumlah wilayah di Indonesia turut memberikan pengaruh pada kurs Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD). Pada perdagangan pagi ini nilai tukar Rupiah terhadap USD dibuka melemah dengan pergerakan yang cukup minim.

Sebelumnya, pada penutupan perdagangan jelang akhir pekan kemarin Rupiah masih bergerak mixed terhadap USD. Hal ini tentu dipengaruhi karena adanya sejumlah isu yang mengiringi sejak Pilkada tahun ini. Terlebih pemilihan kepala daerah di Ibu Kota akan berlangsung dua putaran, dengan begitu akan berikan pengaruh terhadap sikap investor yang cenderung menahan jelang Pilkada DKI putaran kedua.

Head Analis MNC Securities Edwin Sebayang mengatakan, nilai tukar Rupiah akan cenderung bergerak terbatas. Namun, Rupiah bisa saja melemah merujuk hasil Pilkada Jakarta.

"Kurs Rupiah diprediksi akan tergantung pilkada. Akan ada peluang melemah ke level Rp 13.400 per-USD," ucapnya dia seperti dikutip dari laman Okezone.com, Senin (20/2/2017).

Ia juga menambahkan, di sisi lain akan ada sentimen dari luar negeri yang masih belum banyak berperan. Sentimen terbesar terdapat dari The Federal Reserve yang masih belum memberikan dampak ke Rupiah.

Sementara itu, melansir dari data Bloomberg pagi ini, kondisi Rupiah pada perdagangan spot exchange rate di Pasar Asia melemah 20 poin atau 0,15 persen menjadi Rp 13.353 per-USD. Adapun pergerakan harian Rupiah diprediksi akan bergerak di kisaran Rp 13.336 per-USD hingga Rp 13.363 per-USD.

Dari data Yahoofinance juga mencatat kondisi Rupiah yang melemah hingga 11 poin atau 0,08 persen di level Rp 13.339 per-USD. Kurs harian Rupiah dibuka di kisaran Rp 13.320 per-USD hingga Rp 13.350 per-USD.