Articles - Lifestyle

20 July 2017 | 19.44 WIB

Gaya Hidup Modern dan Urbanisasi, Penyebab Anda Alami Insomnia?

 

OneEast.co.id – Setelah melakukan kegiatan yang padat, tentu tubuh membutuhkan istirahat. Kebanyakan orang tentunya ingin langsung tidur jika rutinitas hariannya sudah selesai. Tapi, kini belum tentu seseorang langsung beranjak tidur setelah sampai di rumah, meskipun lelah. Selain itu, beberapa orang yang tidak bisa langsung tidur karena berbagai faktor, salah satunya adalah insomnia.

Seperti yang dikutip dari laman Okezone.com, Kamis (20/7/2017), insomnia adalah kondisi sulit tidur dalam jangka waktu yang cukup lama. Biasanya penderita insomnia baru bisa tidur dini hari atau menjelang subuh. Insomnia bisa terjadi karena siklus tidur yang berantakan. Banyak orang menganggap perubahan gaya hidup sekarang yang tidak terlepas dari gadget dan mobilitas yang tinggi adalah pemicu terjadinya insomnia. Selain itu, adanya urbanisasi juga berpengaruh pada siklus tidur seseorang. Namun anggapan ini dibantah oleh penelitian yang baru-baru ini dipimpin oleh tim peneliti University of Surrey. Mereka mengatakan, urbanisasi dan gaya hidup modern tidak memengaruhi jumlah waktu tidur yang dimiliki seseorang.

Tim peneliti melakukan pemeriksaan terhadap orang-orang di dua komunitas berbeda yang ada di kota kecil dan masyarakat pedesaan. Dari hasil penelitian yang didapatkan, ternyata orang-orang yang sudah pensiun dan tinggal di kota memiliki waktu tidur yang tidak jauh berbeda dengan orang-orang yang tinggal di desa. Penelitian yang dilakukan selama 2 tahun itu dipublikasikan di jurnal Scientific Reports.

Salah seorang peneliti, Dr Andrew Beal berkata, "Saya memperhatikan pola tidur masyarakat pedesaan dilakukan lebih awal. Hal itu dikarenakan akses listrik yang terputus. Memang terdapat perdebatan tentang waktu tidur yang kurang diubah oleh industrialisasi. Namun, setelah melihat dampak urbanisasi pada komunitas berbeda, kita bisa lebih memahami apa yang membuat insomnia terjadi."

"Apa yang ditunjukkan oleh temuan ini ingin mengungkapkan bahwa penundaan waktu tidur bisa terjadi karena adanya akses listrik secara tidak langsung. Di beberapa negara industri, elektrifikasi bisa saja berpengaruh," ungkap peneliti lain profesor Malcolm von Schantz seperti yang dikutip dari Daily Mail, Kamis (20/7/2017). Cara mudah untuk memperbaiki siklus tidur adalah dengan mengubah perilaku. Membiasakan atau bahkan memaksa tubuh tidur lebih awal bisa berpengaruh terhadap siklus tidur tubuh.